Pilih file
Data diproses di browser Anda. Tidak ada yang dikirim ke server.
File dari WhatsApp sering tidak muncul di daftar pilihan HP. Salin dulu ke folder Download, baru dipilih dari sini.
Ringkasan
Arti kategori & konsistensi
Tombol "Cetak per Salesman" membuat lembar kerja untuk dibawa ke lapangan: satu halaman per salesman, berisi outletnya yang bermasalah — baik soal radius maupun barcode — lengkap dengan apa yang perlu ditanyakan dan kolom kosong untuk menulis jawabannya, plus tempat tanda tangan. Saring dulu rayon atau salesman yang mau dicetak, baru tekan tombolnya. Di jendela cetak yang muncul, pilih "Simpan sebagai PDF" kalau ingin filenya, atau langsung cetak ke printer. Outlet yang barcodenya sudah beres sendiri tidak ikut tercetak, begitu juga outlet yang absennya di luar radius kurang dari sepertiga kunjungan — sepuluh dari sebelas kunjungan yang IN RADIUS artinya titik tokonya sudah benar, tidak ada yang perlu ditanyakan, dan mencetaknya hanya menghabiskan kertas. Datanya tetap utuh di tabel dan di Excel; yang disaring di sini daftar kerjanya, bukan datanya. Daftar outletnya diambil dari DMP — outlet masuk ke halaman salesman yang memegangnya di master, bukan ke salesman yang kebetulan absen di situ. Kalau yang absen ternyata orang lain, itu ditulis di bawah nama tokonya ("dikunjungi ...") dan sekalian jadi salah satu pertanyaan — biasanya tandanya outlet sudah pindah tangan tapi DMP belum diperbarui. Outlet yang di DMP terdaftar di lebih dari satu salesman dicetak di pemilik utamanya saja, dengan catatan "juga terdaftar di ...", supaya tidak tercetak dua kali. Catatan: di tabel Detail, kolom Salesman tetap berisi yang berkunjung — di sana pertanyaannya memang "siapa yang absen di sini". Di sheet Usulan Titik dan Barcode Perlu Dicek kolomnya sekarang dipisah jelas: Salesman (DMP) pemiliknya, Dikunjungi Oleh yang absen. Pada outlet yang absen di luar radius tercetak QR code — tinggal discan pakai kamera HP, langsung terbuka titiknya di Google Maps. QR dipakai karena di kertas tautan jelas tidak bisa diklik, dan PDF yang dibuat dari HP biasanya membuang tautannya. Isi QR-nya mengikuti apa yang paling perlu ditanyakan: kalau outlet itu punya usulan titik toko, QR-nya berisi titik usulan — salesman tinggal melihat petanya dan menjawab benar atau salah, dan kolom jawabannya sudah disediakan (☐ Benar ☐ Salah). Kalau salesmannya bilang benar, koordinat yang tertulis di atas QR itulah yang disalin ke master. Kalau outlet itu belum punya usulan, QR-nya berisi posisi absen terakhir salesman, jadi pertanyaannya berubah menjadi "waktu itu kamu sebenarnya di mana". Keterangan kecil di bawah tiap QR menyebutkan isinya yang mana — jangan dilewat, karena dua-duanya kelihatan sama di kertas. Koordinatnya sendiri tetap bisa diklik kalau lembar itu dibuka sebagai PDF di komputer. Jumlah kunjungan ikut ditulis ("3 dari 8 kunjungan") supaya kelihatan seberapa sering masalahnya terjadi, bukan cuma berapa kali.
Kolom "Barcode" menjawab pertanyaan: barcode outlet ini bermasalah atau tidak? Satu baris di tabel adalah satu kunjungan, tapi barcode hanya bisa dinilai dari seluruh riwayat outletnya. Salesman datang seminggu atau dua minggu sekali — minggu lalu bisa saja gagal karena barcodenya belum aktif, minggu ini sudah berhasil. Jadi yang menentukan kunjungan terakhir, sisanya cerita latar:
Di bawah lencananya tertulis berapa kunjungan yang berhasil discan, tanggal kunjungan terakhir, dan alasannya kalau gagal (B1-Rusak, B2-Hilang, B7-Brc Belum Aktif, dan sebagainya). Pakai dropdown "Semua barcode" untuk melihat satu kelompok saja. Tombol Export Excel ikut memberi sheet Barcode Perlu Dicek — satu baris per outlet, hanya yang baru bermasalah dan belum pernah discan. Yang sudah beres sendiri sengaja tidak ikut, supaya tidak ada yang mengejar barcode yang sebenarnya sudah aktif. Catatan: M pada kolom Scan berarti input manual — barcodenya tidak discan, jadi dihitung sebagai gagal, bukan berhasil.
Centang "Hanya yang ada di HHT" muncul kalau ada kunjungan yang tidak punya catatan di file HHT — entah karena tanggalnya di luar periode HHT, atau karena outletnya tidak tercakup file itu (misalnya HHT satu cabang, EDI seluruh area). Kunjungan seperti itu tidak bisa dinilai scan-nya: tidak adanya catatan bukan berarti barcodenya tidak discan. Centangnya menyala sendiri supaya angka di Ringkasan tidak membengkak karena file yang tidak sepadan. Kalau centangnya tidak muncul sama sekali, artinya semua kunjungan sudah tercakup HHT.
Kolom "Titik Toko" menjawab pertanyaan: kalau flag-nya 0 atau blank, yang salah salesmannya atau titik tokonya? Kalau kunjungan berkali-kali jatuh di tempat yang sama tapi jauh dari titik toko di master, yang patut dicurigai titik tokonya — hanya kunjungan bermasalah (flag 0 dan blank) yang dipakai menghitung — dan titik penggantinya dihitung dari kunjungan itu sendiri. Klik koordinatnya untuk buka peta, lalu cocokkan dengan alamat sebelum diperbaiki di master. Titik usulan diambil dari kelompok kunjungan yang paling padat, bukan dari rata-rata semua kunjungan — supaya kalau kunjungannya terbelah dua tempat, usulannya mendarat di salah satunya, bukan di tengah-tengah yang tidak pernah didatangi siapa pun. Cukup sepertiga kunjungan bermasalah yang mengumpul (minimal dua) untuk memunculkan usulan; sisanya dibedakan lewat kolom Keyakinan: Tinggi semua kunjungan sepakat · Sedang 60% ke atas · Rendah di bawah itu — pantas dicurigai tapi buktinya tipis, wajib dicek peta dan alamat dulu. Tiap baris punya Catatan yang menuliskan alasannya dengan angka, di layar (arahkan kursor ke lencana keyakinan) maupun di Excel. Ini usulan, bukan koreksi otomatis: kunjungan yang mengumpul rapat membuktikan konsistensi, bukan kebenaran — salesman yang selalu absen dari warung yang sama akan terlihat persis seperti ini. Tanda 2+ SLS berarti outlet ini dikunjungi lebih dari satu salesman di tempat yang sama, jadi buktinya jauh lebih kuat. Pakai dropdown "Semua outlet" di atas untuk melihat satu kelompok saja, dan tombol Export Excel ikut memberi sheet Usulan Titik berisi satu baris per outlet. Makin banyak periode yang di-upload, makin banyak outlet yang bisa dinilai.
Kalau outlet ini pernah punya kunjungan flag 1, titiknya sudah terbukti bisa memvalidasi — jadi tidak ditebak ulang. Yang dicek justru apakah titik itu pernah diubah: kalau koordinat yang dulu menghasilkan flag 1 sudah diganti dan kunjungan sekarang jadi flag 0, yang muncul adalah "Titik toko diubah — kembalikan yang lama", lengkap dengan koordinat lamanya dan tanggal terakhir ia lolos. Ini usulan paling kuat yang ada di halaman ini: dasarnya bukan tebakan dari sebaran kunjungan, tapi angka yang sistem sendiri sudah nyatakan lolos. Sebaliknya, kalau titiknya sudah dibetulkan setelah tanggal itu, barisnya ditandai "sudah diperbaiki setelah tanggal ini" — masalah lama yang sudah selesai, tidak perlu ditindaklanjuti.
Rentang tanggal di bawah filter menentukan kunjungan mana yang dinilai — berguna kalau validasi baru diperbaiki belakangan dan masalah di tanggal lama sudah tidak relevan. Buktinya tidak ikut dipotong: kunjungan lama yang dulu lolos tetap dipakai sebagai acuan koordinat yang benar, justru karena itu yang paling bisa dipercaya.
Kolom "Masalah Outlet" menjawab dalam satu kalimat: masalahnya di radius, di barcode, atau dua-duanya — dan apakah begitu terus atau kadang-kadang saja. "Inkonsisten" berarti kadang benar kadang salah; inilah yang paling pantas ditanyakan ke salesman, karena buktinya ada di dua sisi. "Konsisten bermasalah" berarti tidak pernah benar sekali pun di periode ini — biasanya bukan salah orangnya, tapi datanya: titik toko keliru, atau barcodenya memang belum terpasang. Isinya cuma delapan kemungkinan, jadi di Excel tinggal disaring:
Sel yang kosong berarti kedua sisinya aman — tidak ada yang perlu dikerjakan di outlet itu. Outlet yang baru sekali dikunjungi tidak dinilai sisi radiusnya: satu kali OUT RADIUS belum tentu pola. Kalau file HHT tidak diupload, atau outletnya tidak tercakup file itu, sisi barcodenya memang tidak bisa dinilai — jadi yang disebut hanya sisi radius.
Konsistensi membandingkan semua kunjungan di outlet yang sama: Konsisten Valid semua kunjungan IN RADIUS · Konsisten Bermasalah semua OUT RADIUS/BLANK · ⚠ Inkonsisten kadang IN kadang OUT — prioritas investigasi.
Detail
| Kategori | Konsistensi | Masalah Outlet | Kode Outlet | Nama Toko | Salesman | Salesman DMP | Rayon | Cycle | Tanggal | Jam Masuk | Jam Keluar | Flag | Distance | Titik Toko | Scan | Barcode | Alasan Tidak Scan | Alor Reason | Saran |
|---|
Ringkasan
Cara hitung
CAR/24 ,BOT/1 ,BOT → 24.QTYPCS ÷ isi. 6.000 pcs ÷ 12 = 500 karton.Coverage per Produk
| Grup Produk | Kode | Sudah Beli | Belum Beli | Coverage | Karton | Pcs | Nilai (Rp) |
|---|
Outlet Belum Transaksi
| Kode Outlet | Nama Outlet | Salesman | Rayon | Produk Belum Dibeli | Grup Dibeli | Karton | Nilai (Rp) |
|---|
dimscm · v52